Rabu, 23 April 2014

TGH. ABDUL HAFIDZ:ILMU BENING SEBENING HATI SANG GURU 1898-1983, SEBUAH BIOGRAFI


JUDUL BUKU :TGH. ABDUL HAFIDZ SULAIMAN: ILMU BENING SEBENING HATI SANG GURU 1898-1983
GENRE : BIOGRAFI
PENULIS : H. PATOMPO ADNAN
TAHUN TERBIT : 2014
UNTUK PEMESANAN BISA MENGHUBUNGI PONPES SELAPARANG KEDIRI

Buku ini termasuk salah satu buku yang sangat langka dan memiliki arti penting bagi masyarakat lombok. Mengingat hingga saat ini jarang sekali tokoh tokoh penting yang ada di Lombok bisa “dihidupkan” kembali. Selain menghidupkan kembali ingatan masyarakat lombok terhadap sosok TGH Abdul Hafidz, buku ini juga merekam banyak kisah penting tentang pencarian identitas, jati diri dan sejarah masyarakat Lombok.

Penulis mencoba menyajikan sosok Abdul Hafidz dalam berbagai lini kehidupan. Pergulatan sang tokoh dalam posisinya sebagai da'i, politikus maupun tokoh masyarakat digambarkan cukup lengkap.

Penulis tidak hanya mencoba bertutur tentang sosok seseorang an sich tapi juga mencoba untuk menghadirkan kembali sosok tersebut dengan nilai, ajaran dan teladan yang begitu hidup. Ajaran yang diharapkan bisa diambil hikmahnya oleh masyarakat kekinian yang kering ruh spiritual.
Pondok Selaparang Kediri Merupakan salah satu warisan keilmuan beliau yang masih bisa kita telusuri dan kunjungi...


Beberapa testimoni tentang buku ini

Habiburrahman El Shirazy (Kang Abik)

Penulis Ayat-Ayat Cinta


“Membaca biografi TGH Abdul Hafidz Sulaiman tulisan H. Patompo Adnan ini seperti merasakan kehadiran sang tokoh meski kita tidak pernah bersua dengannya. Buku ini sangat layak dibaca untuk mendapat mutiara hikmah dan keteladanan di dalamnya.”


Zulfikar Fuad
Penulis Biografi dan CEO ALIFES Inc
“Kisah hidup, pemikiran, dan perjua ngan dakwah TGH Abdul Hafidz Sulaiman adalah teladan agung bagi umat Islam Indonesia. Beliau pemimpin umat yang berpikir, berbicara, dan bertindak dalam satu kesatuan. Amat jarang ditemukan di zaman yang serba pencitraan dan penuh dengan kepalsuan.

Ustadz Haji Patompo Adnan sebagai penulis biografi berhasil menampilkan sosok TGH Abdul Hafidz Sulaiman apa adanya sebagai manusia, termasuk keseharian beliau dengan ragam persoalan hidup yang kerap dihadapi dalam menunaikan tugas dakwah. Siapa pun yang memilih jalan Allah dalam hidupnya dapat mengikuti jejak beliau. Buku ini wajib dibaca bagi siapa saja yang mengaku muslim.”







Sabtu, 26 Oktober 2013

Pengajian Umum dan Pembinaan Masyarakat

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuuh

Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang Alim, Amil dan Kholis Ponpes Nurul Ilmi dibawah naungan yayasan Ainur Ridha mengadakan pengajian umum dan pembinaan kepada masyarakat.
kegiatan ini diharapkan mampu dimanfaatkan sebagai wadah dalam menimba ilmu dan media silaturrahim masyarakat. Karena menuntut ilmu syar'i adalah hukumnya wajib dan sifatnya yang tiada henti. seperti yang rasulullah SAW sabdakan "Menuntut ilmu adalah wajib bagi Muslim dan Muslimah mulai dari dalam kandungan hingga liang lahat.” (HR. Bukhari).

Penyelenggaraan kegiatan ini diselenggarakan setiap akhir bulan dan bertempat di Ponpes Nurul Ilmi Ranggagata, Praya Barat Daya Lombok Tengah.



Sabtu, 01 Juni 2013

Juara Kecamatan Tartil Al Qur`an


Ucapan terima kasih dan Selamat kami sampaikan kepada Nurul Hikmah, Santriwati Nurul Ilmi atas perjuangannya yang telah mewakili Ponpes Nurul Ilmi dan juga kecamatan Praya Barat Daya  dalam mengikuti Lomba Tartil Al Quran tingkat kabupaten Lombok Tengah. Nurul Hikmah menjadi salah satu perwakilan kecamatan Prabarda setelah sebelumnya menyabet gelar pertama ditingkat kecamatan dengan mengandaskan peserta lainnya.

Meskipun pada akhirnya belum berhasil membawa pulang tropi di tingkat kabupaten akan tetapi Nurul Hikmah telah menunjukkan  usaha terbaiknya dan ini diharapkan menjadi bekal dan pelajaran untuk menjadi lebih baik lagi, serta memberikan dorongan untuk santri Nurul Ilmi lainnya. Keep fight, keep spirit…

Minggu, 19 Mei 2013

Cahaya Diatas Bukit (mengenal lebih dekat Ponpes Nurul Ilmi)

view daerah sekitar dilihat dari Ponpes Nurul Ilmi

Melihat lebih dekat ponpes Nurul Ilmi (1)[*]
Berada di atas bukit, siswa lebih fokus belajar
Oleh L. Habib Fadli Loteng

Keberadaan Ponpes ini terbilang terpencil, tepatnya berada di perbukitan justru menguntungkan para siswa karena lebih berkonsentrasi saat belajar.

Berada di dusun merobot, desa Ranggagata, kecamatan Praya barat daya, ponpes Nurul Ilmi menjadi salah satu lembaga pendidikan yang diunggulkan. Saat Radar Mandalika menyambangi ponpes ini, hawa dingin langsung menyambut. Duduk di berugak yang ada di lingkungan ponpes, membuat siapa saja bisa melihat pemandangan pulau Lombok dari ketinggian.

Terletak di atas bukit berketinggian sekitar 300 m dpl, Nurul Ilmi menjadi Ponpes yang patutu diacungi jempol. Ponpes yang belum genap satu tahun ini baru membuka jenjag pendidikan Madrasah Tsanawiah (MTs)

Hingga saat ini, tercatat baru 18 santri MTs yang menempu pendidikan di ruang kelas belajar berukuran 8x7 meter persegi. Disisi lain jumlah siswa yang tergolong minim tidak berimbang dengan jumlah pengajar yang mencapai 16 guru.

Kendati begitu, kepala MTs Taufiwurrahman berkeyakinan, ponpes binaan ini akan terus berkembang. Bahkan mampu mencuri perhatian ponpes lainnya hingga pemerintah daerah. “Saya yakini kedepannya, MTs Nurul Ilmi akan semakin maju”, ujarnya. Sebanyak lima santri dan 13 santriwati sejak tahun terakhir dididik menjadi generasi penerus yang islami dengan tetap mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ponpes memilki visi Mencetak Generasi yang Alim, Amil dan Kholis. Karenanya ponpes sangat mengedepankan keseimbangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga dalam setiap kegiatan belajar mengajar (KBM) selalu disesuaikan dengan kebutuhan santri.

Menurut Taufiqurrahman, penerapan ilmu agama dan teknologi sangat dikedepankan. Para santri dan santriwati dibekali ilmu agama sejak pagi hingga malam hari. Disela-sela itu, diselipkkan beragam ilmu penegetahuan umum dan teknologi. Salah satu keistimewaan di MTs adalah membiasakan para santri untuk mahir menggunakan barbagai bahasa. Baik bahasa Arab, maupun bahasa inggris.

“Disini kita maksimalkan talenta para santri dalam berbahasa arab dan inggris. Karena prospek kedepan. kami meyakini para santri bisa menerapkan ilmu yang mereka dapat selama di ponpes Nurul Ilmi” jelasnya.

Salah satu keunikan ponpes ini, diakui Taufiqurrahman, terletak pada lokasinya yang berbeda dibandingkan ponpes maupun sekolah lainnya.  Berada di perbukitan membuat suasana selama proses pembelajaran lebih nyaman bagi para santri/santriwati. “anak-anak lebih konsentrasi belajar, apalagi suasana yang damai dan sunyi ketika malam dan dini hari memberikan para santri lebih maksimal belajarnya”, ungkapnya.

Taufiqurrahman berharap, dukungan suasana yang sejuk dan sunyi membuat para siswa lebih berkonsesntrasi dalam menerima  pelajaran, baik ilmu agama maupun pengetahuan umum.



[*]  Tulisan  ini disalin dari Lombok post sub radar mandalika tgl 8 mei 2013

Rabu, 08 Mei 2013

Hafalan Juz 30 saat pebagian raport

Dibawah sinar mentari yang kebiru-biruan--karena pengaruh atap terpal--, suasana aroma alam pegunungan yang khas dan ditempat yang sangat sederhana itu terdengar lantunan ayat-ayat suci Al Quran. suara itu berasal dari dua santriwati yang sedang menunjukkan hasil pendidikannya selama satu semester. Hari itu adalah hari pembagian raport perdana MTs Ponpes Nurul Ilmi dengan menghadirkan wali murid.
Nurul Hikmah dan Sopia Helmina, adalah dua santriwati yang berhasil menghafal juz 30 dalam satu semester di Ponpes Nurul Ilmi Ranggagata. Perasaan bangga dan bahagia tampak begitu jelas dari raut wajah kedua wali murid ini. Bukan hanya mereka berdua, T.G.H Patompo Adnan dan semua yang hadir turut berbahagia dengan torehan ini. karena dengan ini, semua pihak mengharapkan murid yang lain dapat termotivasi untuk berkompetisi lebih jauh lagi dalam menggali ilmu, baik itu ilmu agama ataupun pengetahuan umum...

foto gallery
dewan guru dan wali murid

santriwati saat pertunjukan

T.G.H. Patompo Adnan saat memberikan arahan

Pembagian Hadiah juara kelas

Ramah tamah  wali murid dengan dewan guru
santriwati penghafal juz 30